Dr-Boyke-Seks-Setelah-Buka-atau-Saat-Saur-Bagi-Pengantin-BaruPengamat seksual Dr Boyke menyampaikan pendapat mengenai seks saat bulan puasa, “puasa jalan, seks tetap lanjut”. Begitu tuturnya

Bulan ramadan seharusnya bukan penghalang bagi pasangan suami-istri untuk tetap rutin berhubungan seksual. Dr Boyke mengatakan seks tetap bisa dilakukan oleh mereka yang berpuasa asal tahu jadwal yang tidak menyalahi ketentuan agama.

“Sebetulnya itu lumrah, puasa jalan terus, seks juga jalan terus. Hubungan seks yang tidak boleh itu dimulai dari imsak sampai waktu buka. Setelah buka boleh berhubungan seksual,” kata Dr Boyke dikutip dari channel Vidio pribadinya pada Kamis (16/6/2016)

Namun, harus diingat, meski boleh berhubungan seksual setelah buka, bukan berarti harus buru-buru. Selesai buka puasa langsung berhubungan seks juga tidak dianjurkan.

“Jangan buru-buru juga. Ketika sudah buka, buka dulu, makan kurma dulu, minum air putih, sholat dulu, dan makan yang berat. Setelah itu taraweh, tadarus, baru setelah selesai semuanya boleh untuk berhubungan seksual,” kata Boyke menambahkan.

Berhubung puasa tahun ini banyak sekali pasangan baru, Dr Boyke juga menyarankan untuk melakukan hubungan seks jelang waktu sahur atau bahasa kerennya serangan fajar. “Pasangan baru ‘kan masih sayang-sayangan. Jelang sahur berhubungan seks, mandi junub atau mandi wajib, setelah itu makan sahur berdua, sholat subuh, kalau mau tidur lagi setelah itu boleh saja,” kata Boyke.

Menurut Dr Boyke, tak perlu ragu untuk berhubungan seksual di bulan Ramadan. Bagaimana juga ekspresi cinta suami-istri tetap harus dilakukan selama bulan puasa.

“Bulan puasa adalah bulan penuh berkah. Bulan puasa juga bulan romantis bagi pasangan baru,” kata Dr Boyke menekankan. Liputan6.com

Tips Cepat Hamil Menurut dr. Boyke

Tips cepat hamil dari Dr. Boyke memang kerapkali menjadi rujukan suatu pasangan yang ingin mendapatkan momongan. Seperti kita ketahui bahwa saat kita berkeluarga, rasanya tidak lengkap tanpa kehadiran seorang anak. Untuk itulah, banyak pasangan yang ingin cepat memiliki momongan ketika mereka baru saja membina bahtera rumah tangga. Sayangnya, harapan akan terjadinya kehamilan menjadi hilang karena tidak adanya tanda-tanda kehamilan.

Stress dan kecewa biasanya menggelayuti pasangan suami istri yang sudah sekian lama menunggu kehadiran seorang anak. Sebenarnya, banyak hal yang dapat menjadi faktor penyebab mengapa suatu pasangan masih belum dikarunia momongan. Untuk itulah, anda perlu mempelajari sejumlah tips cepat hamil ala Dr. Boyke yang setidaknya bisa dicoba untuk diterapkan.

1. Menjaga pola hidup sehat

Tips selanjutnya adalah memulai gaya hidup yang sehat dengan menghindari konsumsi rokok, minuman beralkohol serta obat-obatan terlarang. Selain itu, anda juga tidak boleh melakukan diet yang berlebihan karena akan mengakibatkan ketidaksuburan. Konsumsilah sayuran seperti tauge serta daging untuk meningkatkan kesuburan. Jagalah berat badan agar tetap seimbang dengan memakan nutrisi serta berolahragalah dengan teratur.

2. Meminum vitamin & suplemen

Agar dapat cepat hamil, maka anda perlu mengonsumsi vitamin dan suplemen agar meningkatkan kesuburan. Vitamin C, D dan E adalah vitamin yang sangat baik untuk dikonsumsi. Tidak hanya itu saja, asam folat juga perlu dikonsumsi untuk mendukung pembentukan otak pada janin nantinya.

3. Mengetahui posisi pas untuk berhubungan intim

Sebenarnya pasangan dibebaskan untuk melakukan posisi apapun ketika mereka berhubungan intim. Namun, hal yang perlu ditekankan adalah anda harus memperhatikan posisi terbaik saat berhubungan seks jika memang anda ingin cepat hamil. Posisi yang paling baik adalah ketika laki-laki berada di atas tubuh wanita. Selain itu, dr. Boyke juga menyarankan agar kita menyisipkan bantal di bawah pinggul wanita dan berposisi sujud usai mengalami ejakulasi. Hal ini bertujuan agar sperma dapat mencapai serviks tidak hanya itu saja, dr. Boyke juga menyarankan agar wanita sebaiknya terus berbaring usai berhubungan intim agar sprma tidak kembali menetes ke luar.

4. Mencermati penggunaan cairan untuk membersihkan Mrs. V

Cairan pembersih vagina memang kerap kali digemari kaum wanita karena mampu menjaga kebersihan Mrs. V dan juga membuat harum. Namun, perlu diperhatikan bahwa cairan ini sebaiknya tidak dipakai saat anda selesai melakukan hubungan intim karena kandungan cairannya dapat menjadi racun yang akan membunuh sperma.

5. Tetap relaks dan hindari stres

Perasaan tertekan akan memberikan pengaruh besar terhadap keberhasilan atau tidaknya anda untuk hamil. Ketika anda mengalami stress, itu bisa menjadi salah satu penyebab utama gagalnya proses saat berhubungan intim. Stress akan menimbulkan siklus haid yang tidak teratur pada wanita, sementara pada pria, stress akan menurunkan kualitas sperma. Untuk itulah, sebaiknya jaga diri anda untuk tetap relaks dan hindari mungkin stress dan pikiran yang berat.

6. Mengatur frekuensi berhubungan intim.

Penting sekali bagi anda yang ingin cepat hamil untuk melakukan hubungan intim sesering mungkin. Namun, tetap saja harus dilakukan saat berada daam masa subur. Sementara itu, bagi kaum pria juga hendaknya tidak terlalu sering melakukan hubungan intim atau paling tidak memberikan waktu istirahat selama satu hari agar kualitas sperma tetap baik.

7. Menikmati proses berhubungan intim

Hal yang kerap kali mengakibatkan kegagalan kehamilan adalah karena kita terlalu terburu-buru dan tidak menikmati saat melakukan hubungan intim. Pasalnya, saat wanita mencapai orgasme, maka Mrs. V akan menjadi basa yang pada kondisi normal bersifat asam. Namun, akan lebih baik jika anda dengan pasangan anda mendapatkan kepuasan di saat yang bersamaan demi meningkatkan kesempatan bagi sperma untuk mencapai serviks.

8. Melakukan pemeriksaan kesehatan

Hal pertama yang perlu dilakukan agar cepat hamil adalah yakni dengan rutin memerikasakan kesehatan anda dan pasangan anda. Lakukanlah pemeriksaan mulai dari kesehatan tubuh, system reproduksi, kesuburan dan lainnya. Jika memang tes sudah dilakukan dan terbukti bahwa kondisi anda sudah aman, maka anda bisa melanjutkan ke step yang selanjutnya.

9. Membekali diri dengan pengetahuan dasar tentang kehamilan

Pengetahuan dasar ini yakni mencakup periode menstruasi dan pembuahan. Pada umumnya, ovulasi akan terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus haid. Pada fase inilah, ovarium akan melepaskan sel telur yang nantinya akan pergi menuju ke tuba falopi. Namun, perlu diperhatikan bahwa sel telur hanya bertahan selama 24 jam. Sehingga, jika anda memang ingin mencapai kehamilan, sebaiknya anda melakukan hubungan intim di fase ini. Nantinya, jika pembuahan tersebut berhasil, maka sel telur pun akan pergi ke rahum dan akan menempel di jalan lahir. Saat itulah, periode haid anda pun akan terhenti. Sementara jika pembuahan tersebut tidaklah berhasil, maka sel telur akan hancur dengan seketika dan anda akan kembali mengalami siklus haid.

10. Memahami waktu untuk pembuahan.

Waktu pembuahan terbaik yakni pada saat masa subur. Akan tetapi, permasalahan yang kerap kali muncul yakni akibat perbedaan masa hidup sel telur dan sperma itu sendiri di mana sel telur hanya mampu bertahan selama 24 jam, sementara sel sperma mampu bertahan selama 48-72 jam. Hal tersebut yang mendasari pendapat bahwa lebih baik berhubungan seks sebelum masa subur berlangsung dibandingkan hari sesudahnya.

Semoga artikel di atas dapat menambah wawasan Anda ke depannya. Terimakasih…